Kontraktor Diminta Tak Sepelekan Alat Pelindung Pekerja – Property

Big Banner

JAKARTA – Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK) menekankan pentingnya Alat Pelindung Diri (APD) dalam kegiatan pelatihan para pekerja konstruksi. Bahkan setelah bekerja dengan kontraktor, para pekerja konstruksi juga diharapkan tetap menerapkan penggunaan APD.

Menurut Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Yusid Toyib, hal tersebut sebagai bentuk penerapan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dirinya juga menekankan kepada para peserta pelatihan untuk saling mengingatkan kontraktor untuk peduli terhadap APD.

“Peserta juga harus mengingatkan kontraktornya terhadap penggunaan dan penyediaan APD bagi pekerja konstruksi yang menjadi tanggung jawab kontraktor dalam pelaksanaan suatu proyek,” jelasnya seperti dilansir laman Kemen PUPR, Jumat (5/2/2016).

Seperti diketahui, dalam Nawacita Presiden Joko Widodo, menyiratkan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan. Hal tersebut tentu harus didukung dengan kesiapan SDM Konstruksi di wilayah tersebut.

Selain teknologi terkini yang mendukung pembangunan di daerah, sumber daya manusia juga menjadi faktor yang tidak dapat dikesampingkan dalam pembangunan. Tenaga kerja yang terlatih dan besertifikat diharapkan dapat mendukung pembangunan-pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Yusid Toyib menyempatkan untuk meninjau proses pelatihan uji kompetensi tukang bangunan umum di workshop Dinas PU Kabupaten Belu dan rumah contoh RISHA yang dibangun oleh Puslitbangkim di Desa Silawan Kabupaten Belu Provinsi NTT.

Dalam kunjungannya, Yusid didampingi oleh Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan, Rachman Arief Dienaputra, Kepala Balai Pelatihan Konstruksi Wilayah V Surabaya, Hambali, dan Kepala Dinas PU Atambua, Maria Eda Fahik.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me