Y.B Mangunwijaya, Bapak Arsitek Modern Indonesia – Property

Big Banner

JAKARTA – Nama Y.B Mangunwijaya, mungkin terdengar asing bagi beberapa orang. Namun, bagi dunia arsitek, dirinya dijuluki sebagai bapak arsitektur modern Indonesia. Lahir di Ambarawa, Kabupaten Semarang 6 Mei 1929, dia menjadi salah satu arsitek terbaik di Indonesia .

Dalam Hasil karyanya antara lain, pemukiman warga tepi kali Code di Yogyakarta, Komplek Religi Sendangsono di Yogyakarta, Gedung Keuskupan Agung di Semarang, Gedung Bentara Budaya di Jakarta, dan Gereja Katolik Jetis di Yogyakarta.

Dalam buku ‘ Mengenal Tokoh Arsitek Indonesia’ karya Irfan Arifuddin yang dirangkum Okezone, MInggu (7/2/2016), karya-karyanya tersebut antara lain, pemukiman tepi kali membuatnya meraih penghargaan Aga Khan untuk arsitektur, yang merupakan penghargaan tertinggi karya arsitektural di dunia berkembang. Selain itu, dirinya juga menerima The Ruth and Ralph Erskine Fellowship pada 1995, sebagai bukti dari dedikasinya terhadap warga miskin.

Latar belakang pendidikannya, dia pernah bersekolah di HIS Fransiscus Xaverius, Muntilan, magelang dari 1936-1943 kemudian melanjutkan ke STM Jetis di daerah Yogyakarta. Diirnya juga mengeyam pendidikan di teknik arsitektur ITB pada 1952, lalu Rhenisch Westfaelische Technische Hochschule, Aachen, Jerman pada 1966 dan terakhir beliau sampai menuntut ilmu di negeri Paman Sam, yaitu Fellow Aspen Institute For Humaniistic Studies, Colorado, Amerika Serikat (AS) di 1978.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me