Traffic Konstruksi Pada Rancangan Stadion Baru Chelsea Diragukan – Property

Big Banner

LONDON – Salah satu pengembang yang berbasis di Inggris, Earls Court Capital & Counties meragukan traffic konstruksi dalam skema pembangunan stadion baru klub sepakbola Inggris, Chelsea.

Dikutip dari bdonline.co.uk, Senin (8/2/2016), pasalnya hasil rancangan dari Herzog & de Meuron dalam merekonstruksi stadion itu terbilang kurang rinci, khususnya pada jenis penggalian dan metode pembongkaran yang digunakan pada proyek tersebut.

Pengerjaan konstruksi di stadion Chelsea, yakni Stamford Bridge tersebut diharapkan dapat mulai tahun depan, dan dijadwalkan akan selesai dalam empat tahun kedepan.

Dalam skema yang diajukan, fase pertama pembangunan diperkirakan akan menghabiskan dana sekira 8 miliar poundsterling atau setara dengan Rp159,4 triliun (kurs Rp19.931 per poundsterling).

Stadion yang masterplannya dirancang oleh Terry Farrell ini terdiri dari hampir 1 juta meter persegi, di mana pembangunannya meliputi hotel, kantor, bangunan budaya, dan mencakup juga dua kawasan real estat dewan dengan total 700 properti di Kensington Barat dan Gibbs Green Estate.

Selama masa pengerjaan, Chelsea pun dipastikan tidak dapat menggunakan Stamford Bridge untuk sementara waktu. Diperkirakan mereka bakal menggunakan Stadion Wembley sebagai markasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me