Melongok Kluster Anyar di Kawasan Penyangga – Property

Big Banner

JAKARTA – Memasuki awal tahun, sejumlah pengembang properti mulai memasarkan kluster terbaru untuk rumah tapak andalannya. Dengan tambahan beragam fasilitas pendukung yang lebih lengkap dan akses yang semakin mudah dicapai, perumahan unggulan ini siap memanjakan penghuninya.

Perumahan Citra Indah (850 hektare) yang berlokasi di Jalan Raya Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali melansir kluster baru rumah murah. Bukit Damar, demikian nama kluster baru tersebut, berada di area seluas tiga hektare yang akan dibangun sebanyak 450 rumah.

Lokasi sekitar empat kilometer dari gerbang utama. “Ini kluster paling murah di Citra Indah, tipe 22/72 harganya Rp154 juta. Harga tersebut sudah termasuk PPN, BPHTB, balik nama, dan lain-lain,” ujar Yoni, Staf Pemasaran Citra Indah. Ciputra Group, pengembangnya, menawarkan konsep rumah tumbuh. Sisa lahan di belakang dapat digunakan untuk menambah ruang atau dibangun vertikal.

Pembangunannya akan dilaksanakan 30 bulan mendatang, sekarang pengembang masih melakukan pembangunan infrastruktur kluster. Yoni mengutarakan, sejak dilakukan pencanangan pembangunan light rail transit (LRT) Cibubur-Cawang akhir tahun lalu minat konsumen membeli rumah di Cileungsi hingga Jonggol meningkat. Kenaikan harganya juga cukup lumayan, rata-rata 15- 20 persen per tahun.

Dari pengembang kenaikan harganya berkisar 3-4 persen setiap 2 sampai 3 bulan. Awal tahun lalu tipe 22/72 di kluster Bukit Tectona harganya Rp135 juta, naik 14 persen selama satu tahun. Tipe lebih besar 36/72 di Bukit Chrysant, dulu dijual Rp167 juta, sekarang hampir Rp200 juta. Selain dengan KPR, pengembang menawarkan cara pembayaran tunai bertahap 12 dan 24 kali.

Uang mukanya 50% dibayar dua kali, sisanya dibagi rata 12 atau 24 kali. Untuk pembayaran tunai bertahap harganya lebih mahal, tipe 22/72 menjadi Rp174 juta (12 kali) dan Rp186 juta (24 kali). Selain harganya terjangkau, imbuh Yoni, kemudahan transportasi menjadi pertimbangan konsumen membeli rumah di Citra Indah.

Dari Citra Indah menuju Jakarta dilayani feeder bus jurusan Blok M, Grogol, Kuningan, dan Kelapa Gading. “Di dalam perumahan juga disediakan angkutan lingkungan untuk melayani penghuni yang akan ke gerbang perumahan dan berbagai fasilitas di Citra Indah,” sebutnya.

Di lain pihak, PT Hanson International Tbk menargetkan penjualan rumah sebanyak 10.000 unit tahun ini, tumbuh 22% dibandingkan dengan realisasi penjualan sepanjang 2015 sejumlah 8.200 unit. Presiden Direktur Hanson, Benny Tjokrosaputro, mengatakan penjualan hunian tahun ini akan disumbang dari proyek-proyek perseroan di Maja, Lebak, Banten, dan Serpong.

“Kami juga akan memulai proyek di Bekasi tahun ini,” ungkapnya. Dia menjelaskan, proyek di Bekasi merupakan proyek terbaru yang akan digarap perseroan. Sejak debut di bisnis properti, Hanson memang mengandalkan proyek di Maja dan Serpong, salah satunya melalui kerja sama operasi dengan PT Ciputra Residence di proyek Citra Maja Raya.

Tahun lalu, penjualan rumah di Maja mencapai 7.300 unit, sedangkan unit rumah toko yang terjual mencapai 400 unit. Selain itu, di proyek Serpong Kencana, Hanson membukukan penjualan sebanyak 400 unit rumah dan 100 unit ruko. Di Bekasi, Hanson akan menggarap 20 hektare lahan secara bertahap untuk pembangunan apartemen dengan harga sekitar Rp200 juta.

Lahan tersebut akan dikembangkan dalam lima hingga 10 tahun dengan kapasitas mencapai 10.000 unit. Benny mengatakan, pertumbuhan penjualan dari tiga proyek diperkirakan bisa mengerek pendapatan prapenjualan mencapai 20-40 persen dari realisasi sepanjang tahun lalu sejumlah Rp1,8 triliun.

Dia menambahkan, potensi pasar perumahan, terutama di segmen menengah ke bawah sangat besar. “Di Jabodetabek saja, ada 2 juta orang yang belum punya rumah,” kata Benny. Pengembang yang mengenalkan produk terbarunya, salah satunya HK Realtindo (HKR), anak usaha PT Hutama Karya (Persero) yang meluncurkan proyek terbarunya yang menyasar kalangan menengah, dengan membidik area Sawangan, Parung, dan Bogor, sebagai salah satu lokasi bagi pengembangan kawasan residensial.

Dengan total luas lahan lebih dari 17 hektare, Cendana Regency at H City menawarkan tiga tipe rumah, masing-masing dengan tipe 45/81. 51/105, dan 72/120. Proyek H City perdana HKR di kawasan penyangga Ibu Kota ini akan menjadi kawasan residensial yang menyediakan lebih dari 700 unit rumah.

Cendana Regency at H City dirancang khusus bagi keluarga muda yang ingin memiliki hunian di kawasan eksklusif dengan harga terjangkau. Proyek ini diharapkan dapat diserap oleh masyarakat kelas menengah, seperti kalangan profesional muda dan keluarga baru yang menginginkan hunian berkualitas di kawasan yang strategis.

property.okezone.com