Aturan LTV Hambat Penjualan Properti.. -1310567::Okezone Bisnis

Big Banner

JAKARTA – Perlambatan perekonomian yang terjadi tampak masih mempengaruhi penjualan properti residensial di Indonesia. Alhasil, penjualan properti di triwulan IV-2015 pun tampak lesu.

Dalam survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia, sebagaimana dilansir melalui laman BI, Jumat (12/2/2016), penjualan pada triwulan IV-2015 sebesar 6,02 persen.

Jumlah tersebut turun 1,64 persen dari triwulan sebelumnya sebesar 7,66 persen. Perlambatan terjadi pada semua tipe rumah, terutama rumah tipe besar.

Selain pengaruh dari perlambatan ekonomi, penurunan permintaan properti juga dipengaruhi oleh adanya aturan Loan to Value (LTV) terbaru yang mengharuskan pengembang memberi jaminan tambahan.

Hal tersebut dirasa memberatkan cashflow perusahaan. Berdasarkan daerah, perlambatan pertumbuhan penjualan rumah terjadi di Manado, Denpasar, Batam, dan Surabaya.

Sedangkan, rata-rata pertumbuhan penjualan selama tiga tahun terakhir pada triwulan IV sebesar 21,94 persen.

property.okezone.com