Penurunan Bunga KPR Non-Subsidi.. -1312538::Okezone Economy

Big Banner

JAKARTA – Rencana pemerintah untuk menurunkan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) non subsidi di bawah dua digit, yakni sekira 7 persen mendapat sambutan positif dari para pengembang.

Salah satunya adalah PT Kembar Intiland, yang merupakan anggota dari Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) ini menilai akan sangat tepat jika rencana penurunan bunga tersebut dijalankan tahun ini.

“Kita lihat situasi saja, tapi tahun ini bagus, momennya pas, memang harus kalau tidak, ya pasti tidak jauh beda dengan tahun lalu pertumbuhannya,” kata Direktur Utama PT Kembar Intiland, Fahrul Roji, di Indonesia Property Expo 2016, di Jakarta, Senin (15/2/2016).

Dia juga menuturkan, penurunan bunga tersebut juga yang ditunggu oleh sebagian besar konsumennya, yang nantinya dapat memicu meningkatnya penjualan properti residensial.

“Konsumen memang menunggu, kalau properti jelas penjualan meningkat karena faktor bunga itu kan penting di kita, jadi konsumen tidak bingung pilah pilih bank yang paling kecil bunganya,” papar Fahrul.

Fahrul juga mengatakan, jika bunga kredit diturunkan, maka itu dapat memicu pergerakan bisnis di sektor lain, yang juga berkaitan dengan bisnis properti.

“Jadi semua bisnis bisa jalan itu kan properti punya pengaruh, bidang lain tergantung properti, coba kalau propertinya redup, semua redup kaya kemarin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla pada pembukaan Indonesia Property Expo 2016 menyatakan akan menurunkan bunga kredit KPR komersil atau non-subsidi diangka 7 persen.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me