Pasar Properti di Surabaya Masih.. -1313325::Okezone Economy

Big Banner

SURABAYA – Bisnis properti di Surabaya masih menjanjikan. Ditunjang turunnya suku bunga acuan, pengembang kini membidik pasar apartemen murah.

Salah satunya dilakukan PT Kertabakti Raharja, salah satu pengembang properti yang menginvestasikan dana Rp1 triliun untuk membangun apartemen Madison Avenue di kawasan Jemur Andayani, Surabaya.

General Manager Kertabakti Raharja Rika Kristina Tjhang optimistis apartemen yang bakal dibangun peminat sangat tinggi. Selain lokasinya yang strategis di tengah kota berdekatan dengan kampus, perindustrian, dan perkantoran, harga jualnya pun terjangkau, antara Rp186 juta dan Rp200 juta.

Corporate banyak yang membeli apartemen untuk hunian karyawan karena berdekatan dengan pabrik,” ujar Rika di Grand City Surabaya kemarin.

Apartemen 1.000 unit di Jemur Andayani tersebut merupakan yang kedua kalinya dibangun Kertabakti Raharja. Menara pertama sudah terjual untuk seluruh unit dengan peminat sebagian besar kalangan pebisnis dan mahasiswa. ”Mahasiswa juga menjadi segmen kami. Mereka memberikan kontribusi cukup besar,” ucap Rika.

Direktur Utama PT Kertabakti Raharja Sonny Wibisono mengungkapkan, pada 2016 pembeli apartemen diperkirakan meningkat dibandingkan 2015 karena perekonomian diyakini lebih stabil. Nilai upah minimum yang naik mendukung meningkatnya daya beli masyarakat.

Selain itu, kebijakan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan juga diprediksi menggenjot pertumbuhan penjualan properti di kisaran 30 persen.

”Suku bunga bank turun itu sangat membantu dalam penjualan properti karena cicilannya menjadi semakin murah,” ujarnya.

Madison Avenue dibangun di lahan 2,5 hektare, diproyeksikan terdiri atas lima menara dengan kapasitas total 5.000 unit atau 1.000 unit setiap menara. Komposisinya terdiri atas 500 unit hunian dan 500 unit perkantoran. Menara pertama langsung terjual habis dalam dua bulan sejak dipasarkan pada Oktober 2015.

”Kami akan meningkatkan perbaikan. Kami berani memberikan harga murah karena lahan yang kami miliki sudah lama sejak 30 tahun lalu,” ungkap dia.

property.okezone.com