UU Tapera Harus Sinergi dengan KPR FLPP -1313430::Okezone Economy

Big Banner

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) diharapkan dapat bersinergi dengan program kredit kepemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Hal tersebut disampaikan oleh, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Sigit Sosiantomo, saat memaparkan pandangan mini fraksi pada rapat kerja Panitia Khusus RUU Tapera dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“RUU Tapera harus sinergi dengan program sejuta rumah dan KPR FLPP, agar tepat sasaran untuk wujudkan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang miliki penghasilan Rp2 sampai Rp4 juta,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit pun mendorong agar pemerintah melakukan sosialisasi yang maksimal kepada pekerja mandiri yang tidak semuanya memahami UU tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan dengan efektif.

“Pemerintah untuk secara terus menerus dapat melakukan sosialisasi khususnya kepada pekerja mandiri, karena pekerja mandiri tidak semuanya tahu tentang ini,” sambungnya.

Sigit menambahkan, agar pemupukan dana yang dihimpun dari anggota Tapera tidak digunakan untuk operasional dari Badan Pengelola Tapera.

“Amat sangat tidak bijak jika dan hasil dari pemupukan dari anggota Tapera digunakan untuk tutupi biaya operasional BP Tapera, jadi pemerintah harus sediakan dan perlu mengatur untuk operasional,” tambahnya.

Dia juga mendorong agar Tapera menerapkan realisasi dengan skala prioritas, di mana prioritas utama ditujukan terhadap peserta yang benar-benar membutuhkan rumah, bahkan yang ingin memiliki rumah pertama.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me