RUU Tapera Masuki Babak Akhir -1313331::Okezone Economy

Big Banner

JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) memasuki ‘babak akhir’. Pasalnya, RUU tersebut dijadwalkan bakal dibahas dalam rapat tingkat dua, yakni Rapat Paripurna untuk mendapat persetujuan.

“Rapat kali ini meliat dan mendengarkan laporan panitia kerja atau panja untuk membahas daftar isian masalah (DIM), kemudian akan diambil keputusan dari laporan itu untuk diajukan ke Rapat Paripurna,” kata Ketua Panitia Khusus RUU Tapera, Yoseph Umar Hadi yang juga anggota Komisi V DPR, saat membuka sidang kerja dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ketua Panitia Kerja (Panja), Syaiful Rasyid memaparkan, terjadi banyak perubahan dan penyempurnaan selama pembahasan. Pembahasan di Panja pun menghasilkan 12 BAB, dengan 82 pasal yang tadinya 78 pasal. Dengan daftar inventarisir masalah (DIM), dengan mendelegasikan 6 Peraturan Pemerintah (PP), 2 Peraturan Presiden (Perpres), 1 Keputusan Presiden, dan 8 Peraturan Badan Pengelola Tapera (BP Tapera).

“Masih menyisakan satu pasal yang belum dapat persetujuan Panitia Kerja, masih menunggu hasil konsolidasi pemerintah menyangkut pasal 75 ayat 2, dari RUU Tapera mengenai Komite Tapera,” kata Syaiful Rasyid.

Pasal tersebut, lanjut Rasyid berbunyi Komite Tapera menyeleksi dan mengusulkan calon komisioner dan Deputi Komite Tapera kepada Presiden dengan jangka waktu enam bulan setelah dibentuknya Komite Tapera. Namun, terdapat beberapa usulan yang salah satunya adalah Komite Tapera menyeleksi dan mengusulkan Calon Komisioner dan Deputi Komisioner untuk selanjutnya mendapat persetujuan dari DPR.

Rapat tersebut dihadiri oleh 13 anggota panitia khusus yang mewakili 8 fraksi. Serta sejumlah pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me