BI: Penurunan Bunga KPR Butuh Waktu -1316647::Okezone Ekonomi

Big Banner

JAKARTA – Turunnya BI rate membuka jalan untuk penurunan bunga kredit, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tapi, Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan bunga KPR tersebut membutuhkan waktu.

BI memang telah memutuskan suku bunga acuan (BI Rate) turun sebesar 25 basis point menjadi 7 persen. Selain itu, Giro Wajib Minum (GWM) primer dalam rupiah juga mengalami penurunan sebesar 1 persen dari 7,5 persen ke level 6,5 persen.

Deputi Gubernur BI Mirza Adityaswara mengatakan penurunan BI Rate dan GWM akan terasa langsung dampaknya pada suku bunga perbankan. Di mana bank akan menawarkan bunga dana yang lebih murah, kemudian diharapkan bisa menurunkan bunga kreditnya.

Dirinya mencontohkan, besarnya peluang penurunan bunga kredit terjadi pada segmen kredit yang kompetitif seperti pemberian Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

“Artinya persaingan di KPR cukup banyak, di segmen kredit yang banyak ini biasanya bunga kredit bisa turun. Memang tidak langsung terjadi, tapi biasanya di segmen kredit yang kompetisinya banyak bisa turun. Misalnya kredit rumah,” jelasnya, Jumat (19/2/2016).

Menurutnya, dengan diturunkannya BI Rate dan GWM dampak yang akan dirasakan terutama kepada sektor riil membutuhkan waktu.

“Ini kan bukan seperti mesin yang pakai komputer ketika dipencet langsung jadi, tapi yang namanya kebijakan moneter dan fiskal pasti ada waktu yang dampaknya kepada sektor riil,”ujarnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me