Anggaran FLPP Rp33,3 Triliun Jadi.. -1319434::Okezone Ekonomi

Big Banner

JAKARTA – Seiring dengan disahkannya RUU Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), pemerintah dipastikan akan melebur sejumlah program ke dalam Tapera tersebut.

Salah satunya adalah memasukan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ke dalam Tapera. Sehingga, dana dari FLPP tersebut dapat dimanfaatkan sebagai modal awal dari Tapera.

“FLPP akan dimasukkan ke dalam Tapera, nanti dana FLPP yang senilai Rp24 triliun ditambah alokasi 2016 berjumlah Rp9,3 triliun jadi kira-kira Rp33,3 triliun jadi modal awal Badan Pengelola Tapera,” kata Basuki saat konferensi pers usai Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan RUU Tapera, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Basuki juga menyampaikan, Badan Pengelola (BP) Tapera direncanakan akan terbentuk 6 bulan setelah UU ini disahkan, sedangkan untuk Komite Tapera yang salah satu fungsinya adalah mengawasi BP Tapera dijadwalkan terbentuk 3 bulan setelah UU disahkan.

“Karena komite itu nantilah yang akan membuat Peraturan Pemerintah (PP) dan segala macam bentuk peraturan turunan dari UU Tapera ini,” tambah Basuki.

Dengan begitu, nantinya Tapera dianggap tidak akan membebankan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Meskipun, pemerintah menyatakan akan tetap membuka peluang untuk itu.

“Jadi FLPP tetap jalan, penyediaan rumah juga jalan,” tandasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me