Gugat UU Tapera ke MK, Apindo: Masih Dikaji

Big Banner

JAKARTA – Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan belum tahu kapan waktu yang tepat untuk melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait telah terbitnya Undang-Undang (UU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani mengaku pihaknya masih harus mempelajari terlebih dahulu UU Tapera yang baru disahkan oleh DPR kemarin sore tersebut.

“Masih belum tahu kapan akan menggugat ke MK, kita masih akan pelajari dulu UU-nya (Tapera),” ujarnya kepada Okezone saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, terkait soal UU Tapera, pihak pengusaha sedari awal sudah merasa keberatan dengan keberadaan UU Tapera ini. Sebab, ini akan semakin menambah beban para pengusaha. Saat ini, para pengusaha sudah menanggung beberapa iuran, seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Sekadar informasi, pernyataan akan melayangkan gugatan kepada MK terkait UU Tapera juga pernah digaungkan oleh Ketua Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) Sharmila. Ketika itu dia meminta pemerintah agar tidak memaksakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Kalaupun dipaksa, pihaknya akan mengajukan banding ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar bila nanti disahkan menjadi UU, dapat dipertimbangkan kembali.

“Kita perlu ke MK untuk review kembali, dan kita harus siap-siap perjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya ketika konferensi pers di Menara Kadin, pada awal Februari ini.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me