Alasan Pemerintah Permudah Izin HGB Hanya di Lima Kota

Big Banner

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) telah mengeluarkan kebijakan untuk mempermudah izin hak guna bangunan (HGB). Melalui Peraturan Menteri (Permen) Agraria dan Tata Ruang Nomor 8 Tahun 2016, kini para pengusaha dapat mengurus HGB secara online hanya dalam waktu dua hari.

Namun, kebijakan ini hanya ditetapkan di lima kota besar di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Kota-kota lain pun belum dapat merasakan kemudahan dari Permen yang baru saja disahkan ini.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan, peraturan ini pada awalnya hanya dibuat untuk meningkatkan easy of doing business index (indeks kemudaan bisnis) di Indonesia. Pasalnya, selama ini World Bank (Bank Dunia) melakukan penilaian terhadap kemudahan berbisnis pada kedua kota tersebut.

“Pada dasarnya kami bilang ini berkaitan dengan kebutuhan. Ini kan perbaikan dari rekomendasi Bank Dunia. Tapi totally nya bukan sekadar hasil survei,” jelas Ferry di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (23/2/2016).

Meskipun hanya diminta dua kota, lanjut Ferry, Kementerian ATR kini memutuskan untuk menambah kota yang mendapatkan fasilitas kemudahan dalam pengurusan HGB, yaitu Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.

Untuk kedepannya Ferry berjanji akan memperluas cakupan kemudahan pengurusan HGB pada daerah-daerah lain di luar Jawa. Namun, Ferry belum dapat memastikan waktu pelaksanaan Permen ini pada daerah lain di luar Jawa karena masih akan fokus untuk meningkatkan indeks kemudahan bisnis pada Jakarta dan Surabaya.

“Luar Jawa dalam sistem kami sudah siapkan Lombok, Mataram, Gorontalo, masuk Makasar. Tapi ini dalam kaitan ini (easy of doing business) dulu, biar enggak hilang konteks,” pungkasnya.

property.okezone.com