Gaji Pekerja Konstruksi Bakal Diatur Pemerintah

Big Banner

JAKARTA – Pemerintah akan menetapkan standar upah minimal untuk tenaga kerja konstruksi, atau remunerasi, yang selama ini dinilai sangat rendah jika bersaing dengan para pekerja asing.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Komisi V DPR, Muhidin M. Said saat Rapat Kerja Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Jasa Konstruksi, di Gedung DPR, Rabu (24/2/2016).

“Remunerasi salah satu hal yang tidak kalah penting, karena menyangkut bagaimana kesejahteraan tenaga kerja konstruksi, utamanya para tenaga ahli yang harus diberdayakan dengan salary yang pantas,” ujar Muhidin.

Lanjut Muhidin, RUU tersebut telah mengakomodasi untuk merumuskan standar remunerasi minimal yang harus ditetapkan pemerintah.

Sementara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan remunerasi nantinya tidak hanya soal peningkatan gaji, melainkan ada bentuk penghargaan lain yang diberikan kepada mereka yang berprofesi di bidang jasa konstruksi.

“Tidak hanya soal take home pay, dengan ditingkatkannya remunerasi juga akan meningkatkan daya saing nantinya, coba sekarang kita lihat, di universitas, mahasiswa yang masuk fakultas teknik sipil menurun terus jumlahnya,” pungkas Basuki.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me