Apindo Tidak Mentolerir Tambahan Iuran Lain, Termasuk Tapera

Big Banner

JAKARTA – Besaran simpanan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang dibebankan pada pekerja dan pengusaha atau pemberi kerja saat ini belum ditentukan. Namun, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan tidak akan mentolerir bentuk iuran tambahan dari yang sudah ada sebelumnya.

Menurut Ketua Apindo, Haryadi, iuran tersebut dinilai menjadi beban tambahan jika tetap dijalankan, yang selama ini diperkirakan mencapai 2,5 persen untuk pekerja dan 0,5 persen kepada pemberi kerja.

“Beban perusahaan saat ini sudah mencapai 34,79 persen sedangkan pekerja sudah 10,24 persen kalau ditambah lagi dengan dana Tapera, makan akan bertambah, baik beban pekerja maupun pemberi kerja, maka dari itu kita tidak mentolerir tambahan lagi,” ujar Haryadi saat membuka diskusi mengenai UU Tapera, di Jakarta, Jumat (26/2/2016),

Haryadi menambahkan, jika tidak ada jalan keluar dari persoalan tersebut, pihaknya akan mengajukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tapi yang pasti kita akan terus persiapkan untuk ke MK, karena kita tidak ingin lagi ada beban tambahan, karena kita memandang bahwa pendanaan ini sudah terjadi di BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me