Soal Tapera, Pemerintah Diingatkan Adanya Permasalahan Tanah

Big Banner

JAKARTA – Implementasi dari Undang-Undang (UU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dinilai oleh para pengusaha tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasalnya, meski nantinya para peserta Tapera diperkirakan memiliki dana untuk membeli rumah, ada masalah lain yang tampaknya dapat menghambat upaya pemerintah untuk merumahkan masyarakatnya, salah satunya masalah tanah.

Bahkan, Ketua Kompartemen Ketenagakerjaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bob Azzam mengatakan permasalahan tanah menjadi salah satu penghambat utama di Indonesia. Itu juga yang akan menghambat implementasi dari UU Tapera.

“Makanya, bangun rumah itu kan enggak gampang, ada masalah tanah. Di Indonesia kan tanah 80 persen dimiliki swasta, 20 persen pemerintah, di negara lain itu terbalik. Di situ saja sudah susah,” kata Bob Azzam kepada Okezone.

Kendati demikian, ia pun mendorong perlu adanya terobosan baru untuk memecahkan masalah tersebut. Namun, perlu dilihat lebih komprehensif.

“Jangan cepat tapi nanti akan riweuh, kita harus memperbaiki lagi, kembali lagi ke semula, jangan sampai kayak gitu. Saya setuju cepat, tapi cepatnya harus ditempuh dengan komprehensif, kalau sekarang belum komprehensif,” pungkasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me