Istilah Pinggir Kota dan Pusat Kota Muncul Akibat 3 Faktor Ini

Big Banner

JAKARTA – Munculnya istilah perbedaan antara penduduk tinggal di pinggir kota dan tengah kota lantaran diakibatkan beberapa faktor, antara lain kurangnya tingkat kenyamanan, kesehatan, dan keamanan.

Meski demikian, menurut dia, bila kesemua faktor tersebut bisa terpenuhi dan lebih baik, maka akan tercipta suatu kota yang tidak membeda-bedakan antara penduduk pusat kota dan pinggiran kota.

“Tingkat kenyamanan, kesehatan, tidak ada perampokan atau copet, itu adalah dambaan salah satu kota yang ideal. Kalau itu semua diperhatikan, isu seperti ada yang tinggal di tengah dan pinggiran (kota), enggak akan ada lagi,” kata Pengamat Perencanaan Pembangunan Syahrial Loetan kepada Okezone saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Selain itu, tutur dia, pengembangan suatu kota dibangun untuk manusia atau penduduk, bukannya gedung-gedung pencakar langit (skyscraper). Meski begitu, dia memandang dalam membangun gedung-gedung tinggi harus dipertimbangkan ketika harga tanah sudah mulai menanjak.

“Itu kota ‘kan dibangun untuk manusia, bukan harus gedung tinggi. Mungkin gedung tinggi jadi perlu dalam perhitungan pertimbangan bahwa tanah memang mahal. Makanya muncul lah konsep gedung vertikal,” terang dia.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me