Bangun Atlantis, Perusahaan Dubai Cari Pinjaman

Big Banner

NEW YORK – Perusahaan holding milik negara utama emirat, Investment Corporation of Dubai (ICD), disebut-sebut sedang melakukan pembicaraan dengan bank untuk mendapatkan pinjaman sekitar USD1,1 miliar atau setara Rp145 triliun (mengacu kurs Rp13.430 per USD). Nantinya dana ini akan digunakan untuk mendanai pembangunan sebuah resor baru buatan manusia bernama Atlantis.

Dilansir dari laman Bloomberg, Minggu (28/2/2016), pinjaman tersebut berjangka waktu 10 tahun untuk membangun resor yang terletak di pulau Palm Jumeirah, Dubai.

ICD dan Kerzner International Holdings Ltd, pengembang dan operator resor dan hotel mewah, berencana untuk menghabiskan USD1,4 miliar untuk membangun The Royal Atlantis Resort and Residences. Proyek ini akan memiliki 800 kamar tamu dan 250 perumahan mewah. ICD mengakuisisi Atlantis, The Palm dari Dubai World pada Desember 2013.

Menurut beberapa pihak yang enggan disebutkan namanya, di antara Emirates NBD PJSC; pemberi pinjaman terbesar di Dubai, Islamic Bank PJSC Dubai dan Abu Dhabi Commercial Bank PJSC, bisa menjadi salah satu bank yang akan memberikan modalnya kepada ICD.

Dana pinjaman Atlantis memiliki pembayaran tujuh tahun setelah liburan tiga tahun. Setengah pinjaman akan diamortisasi selama tujuh tahun, sementara sisanya akan dibayar pada saat jatuh tempo. Ini berarti akan berbentuk pilihan mata uang dirham dan dolar, menawarkan bunga 2,95 persen, di atas suku bunga acuan.

Meski demikian, juru bicara Emirates NBD dan Abu Dhabi Commercial Bank masih menolak berkomentar.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me