Jalan Pemicu Kemacetan Ditata

Big Banner

MEDAN – Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan akan menata sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi sumber kemacetan. Penataan itu diharapkan membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lancar.

Kepala Dishub Pemko Medan Renward Parapat mengungkapkan, untuk tahap awal ada beberapa ruas jalan yang akan ditata, baik lokasi parkir kendaraan maupun arus lalu lintasnya. Ruas jalan yang ditata antara lain Jalan Dr Mansyur, Jalan Iskandar Muda, Jalan Mayang, dan Jalan Djamin Ginting, dan lainnya. “Penataan ini akan dilakukan mulai minggu depan dan akan terus dilakukan,” ujarnya kepada KORAN SINDO MEDAN.

Renward menjelaskan, untuk Jalan Dr Mansyur, Dishub Pemko Medan akan menutup open mediansecara permanen di depan Pintu I USU. Setiap kendaraan yang keluar dari USU harus berbelok ke kiri mengikuti Jalan Dr Mansyur arah Kolam Renang Selayang. Kendaraan baru bisa berputar sampai adanya perputaran. Saat ini kendaraan yang keluar menuju Jalan Djamin Ginting langsung menuju open median di jalan tersebut sehingga mengakibatkan kemacetan.

Sementara untuk akses lalu lintas di dalam USU akan diatur oleh USU. “Nanti akan kami pasang rambu lalu lintas di kawasan itu,” ujarnya. Sementara di Jalan Djamin Ginting yang ditata khusus di dekat Gang Sumber Dame. Di kawasan ini banyak angkutan kota (angkot) berhenti cukup lama menunggu penumpang dan juga kendaraan melawan arah sebelum sampai ke putaran. Lalu lintas yang semrawut membuat kemacetan panjang di kawasan ini.

“Nanti kami minta ke USU hanya membolehkan kendaraan masuk saja dari Simpang Sumber. Kami akan usulkan kepada USU memasang portal. Nanti, keluar dari pintu utama maupun akses lainnya. Jadi, tidak ada kendaraan melawan arah dan angkutan kota tidak banyak yang ngetem,” ucapnya. Untuk Jalan Iskandar Muda, kawasan yang ditata tepatnya di depan Medan Plaza dan sekitarnya. Selama ini sopir menjadikan kawasan tersebut secara tidak langsung sebagai pangkalan angkutan kota sejak pagi hingga malam hari.

Angkutan yang ngetembahkan memakan setengah badan jalan sehingga menjadi sumber kemacetan. Ke depan, hal tersebut akan ditertibkan. Pihaknya akan memasang rambu dilarang berhenti maupun parkir di sana. “Kami akan tempatkan posko dan personel di kawasan itu. Angkutan kota yang mangkal di kawasan itu akan ditilang. Dengan begitu, arus lalu lintas di kawasan itu menjadi lancar,” ucapnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan Suriono mengungkapkan, untuk perubahan arus Jalan Mayang, pihaknya masih melakukan evaluasi apakah dilakukan perubahan arus atau tidak. Namun, sejauh ini pihaknya mengarahkan setiap kendaraan yang melintas di jalan tersebut diarahkan langsung menuju jalan di samping sekolah Kalam Kudus atau menuju Jalan Adam Malik.

“Kami juga akan mengembalikan arus lalu lintas seperti semula di Jalan Gudang Jalan M Yamin, tepatnya samping SPBU. Kendaraan akan dialihkan ke arah Putri Hijau. Nanti akan dipasang rambu ‘dilarang’ di kawasan itu supaya kendaraan tidak menumpuk. Kami yakin lalu lintas di sana nanti akan lancar,” pungkasnya.

(Reza Shahab / Koran SINDO)

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me