Peringkat Jakarta Turun, Ini Pemicunya

Big Banner

JAKARTA – Survey Emerging Trends in Real Estate Asia Pacific 2016, yang dilakukan oleh Urban Land Institute (ULI) dan PriceWaterhouse Cooper (PWV) menempatkan Ibu Kota Indonesia, yaitu Jakarta berada di urutan ke enam dari 22 kota sebagai kota paling prospektif dari sisi pengembangan dan investasi real estat di tahun ini.

Jakarta mengungguli 16 kota lainnya dengan persentase mencapai 3,20 untuk investasi dan 3,16 untuk sisi pengembangan. Posisi Jakarta merosot dari tahun lalu yang berada di posisi ke dua. Meski dalam lima tahun terakhir tercatat fluktuatif.

Meski begitu, posisi Jakarta berada di atas sejumlah kota besar lainnya di negara maju dan berkembang seperti Guangzhou, Shenzen, Kuala Lumpur, Hong Kong, New Delhi, Shanghai, Singapore, dan Seoul.

Pertumbuhan ekonomi di seluruh Asia Tenggara memberi dampak pada industri real estate. Selain itu, perekonomian Indonesia yang turut terpengaruh dari merosotnya pasar komoditas global menjadi faktor penyebab melorotnya rangking Jakarta sebagai kota prospektif di wilayah Asia Pasifik.

Dan menurut laporan ULI dan PWV yang dilansir melalui laman resminya, sebagian mengkhawatirkan Jakarta akan kelebihan pasokan atau over-supply di sektor properti komersial.

Jakarta masih berada di bawah Osaka, Ho Chi Minh City, Melbourne, Sydney, dan Tokyo.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me