Pemprov DKI Jakarta Setengah-Setengah Wujudkan Ruang Terbuka Hijau

Big Banner

JAKARTA – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta mengkritiki penerapan ruang terbuka hijau (RTH) khususnya di wilayah DKI Jakarta. Bahkan, asosiasi profesi arsitek tersebut menilai, cara yang dipakai pemerintah saat ini untuk mewujudkan RTH minimal 30 persen masih ‘setengah-setengah’.

“Kenapa? Ini terlihat dari peraturannya, misalnya kalau kita benar-benar mau mengelola RTH 30 persen itu harusnya RTH yang bisa dikelola atau dikuasai pemerintah, bukan sekedar ruang hijau yang ada di Jakarta,” kata Ketua IAI Jakarta Steve J. Manahampi, di Jakarta, Selasa (1/3/3016).

Pasalnya, lanjut Steve, RTH yang diklaim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah terpenuhi sebesar 30 persen di Jakarta itu tidak seluruhnya ruang hijau yang dikuasai pemerintah.

“RTH yang diklaim oleh DKI saat ini, mereka mengklaim ruang-ruang terbuka hijau yang ada di lahan private juga, dengan cara menerapkan aturan koefisien daerah hijau (KDH), ini yang salah,” jelasnya.

Menurut Steve, ketika RTH berada di lahan private, maka RTH itu tidak dapat dikontrol pemerintah. “Hanya sekira 30 persen dari satu kavling tempat tinggal yang diwajibkan dibangun RTH, pertanyaannya, siapa yang bisa menjamin itu benar-benar RTH?” pungkas Steve.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me