Indonesia Terancam Dijajah Arsitek Jepang

Big Banner

JAKARTAIkatan Arsitek Indonesia (IAI) menyoroti, di Indonesia, keberadaan arsitek asing asal Jepang lebih mengancam ketimbang arsitek dari negara-negara Asean.

“Sekarang banyak arsitek Jepang masuk ke Indonesia, beberapa developer Jepang yang punya proyek di Indonesia bawa arsitek sendiri dari Jepang, jadi ancamannya lebih besar arsitek Jepang daripada negara yang tergabung dalam MEA (Masyarakat Ekonomi Asean),” kata Steve, di Jakarta, usai konferensi pers Pameran MEGABUILD Indonesia 2016, Selasa (1/3/2016).

Dia mengatakan, di Jepang saat ini tingkat rasio antara penduduk dengan arsitek diakuinya sudah berada dalam ‘titik nadir’. Artinya, profesi arsitek di negara tersebut didominasi oleh arsitek senior.

Arsitek mudanya tidak bisa kerja, makanya mereka lari ke Indonesia,” katanya.

Steve juga mengimbau agar pemerintah mengambil peran dalam persoalan ini. Pasalnya, banyak arsitek asing yang ingin menjajaki Indonesia.

“Pemerintah harus bisa melindungi arsitek lokal dan masyarakat, karena banyak arsitek luar ingin masuk, negara harus punya fungsi ini dengan lisensi atau standar khusus kaya di Singapura,” ujarnya.

Selain itu, masalah lain yang dihadapi oleh arsitek lokal adalah soal kepercayaan diri. “Kalau soal teknis arsitek kita luar biasa hebat, hanya saja tinggal kepedean yang perlu ditingkatkan,” tandasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me