Perkuat Desain Interior, Pemerintah Diminta Jaga Regulasi

Big Banner

JAKARTA – Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) mendorong pemerintah dapat menjaga regulasi industri kreatif demi memperkuat posisi Indonesia di bidang desain interior dalam pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Ketua HDII Lea Aviliani Aziz mengatakan, dengan diberlakukannya MEA, maka pemerintah bersama para pelaku industri kreatif khususnya desain interior perlu lebih intensif duduk bersama untuk membicarakan regulasi yang ada.

“Kita masih punya masalah regulasi dengan pemerintah, makanya harus sering duduk bersama untuk sama-sama me-lock (mengunci) regulasi,” kata Lea saat konferensi pers Pameran MEGABUILD Indonesia 2016, di Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Dia mengatakan, posisi Indonesia saat ini di tengah pasar bebas MEA dinilai mampu bersaing. Pasalnya, secara kuantitas banyak desainer Indonesia yang sudah berkarir di luar negeri. HDII juga tergabung dalam Asia Pacific Space Designers Association (APSDA).

“Negara Asean sudah beri list desainernya ke kita, tinggal kita yang kasih daftar nama desainer di tiap negara ASEAN, kita perlu mendata, maka kita perlu kerjasama dengan pemerintah,” ujar Lea.

Lea juga mengingatkan, meski lebih banyak desainer interior khusus public space yang berkiprah di luar negeri, ternyata Indonesia dianggapnya masih kekurangan desainer interior.

“Maka dari itu setiap tahun kita mendata nama yang lulus dari perguruan tinggi,” pungkasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me