IAI Ingatkan Pemerintah Soal UU Arsitek

Big Banner

JAKARTA – Perkembangan arsitektur di Indonesia kini berkembang. Namun, pemerintah dinilai perlu untuk menata praktek profesi arsitek dengan mengeluarkan Undang-Undang (UU) Arsitek.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, Steve Manahampi, di Jakarta, usai konferensi pers Pameran Megabuild Indonesia 2016, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

“Justru UU Arsitek yang sekarang masih digodok akan melengkapi RUU Jasa Konstruksi, karena memang di Jasa Konstruksi itu mengatur tentang industri secara general,” kata dia.

Dia melanjutkan, nantinya UU Arsitek yang masih dalam tahap rancangan mengatur lebih spesifik mengatur mengenai profesi arsitek.

“Jadi memang dua hal ini bukan bertentangan tetapi justru saling melengkapi karena, misalnya seperti masalah remunerasi arsitek, memang di UU Arsitek tidak mengatur itu, lebih ke praktek profesinya, seperti UU Kedokteran lah,” papar Steve.

Saat ini, Steve mengingatkan, perlu adanya sinkronisasi yang dilakukan oleh DPR antara RUU Jasa Konstruksi dan RUU Arsitek, agar tidak ada yang tumpang tindih setiap pasalnya.

“Kami selalu membangun pembicaraan, tapi kalau untuk kedua RUU tidak ada yang kami tolak, tinggal sinkronisasinya saja jangan sampai ada pasal yang ganda atau bertentangan satu sama lain,” pungkasnya.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me