Kini Peralihan Hak Guna Bangunan Dipercepat

Big Banner

JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) memastikan percepatan peralihan Hak Guna Bangunan (HGB) dapat terealisasi. Hal tersebut sebagai upaya untuk mendorong terciptanya kemudahan dalam berusaha atau Ease of Doing Business (EODB) di Indonesia.

Menteri ATR, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, percepatan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) 8 tahun 2016, yang dikeluarkan pemerintah belum lama ini.

“Kami sudah keluarkan Permen yang isinya percepatan dalam peralihan HGB yang di bawah 5.000 meter persegi, kita sudah lakukan,” kata Ferry usai rapat kordinasi terkait di Kantor Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Ferry menjelaskan, dua aspek yang menjadi fokusnya meliputi konteks perolehan hak guna bangunan yang sebelumnya menggunakan notaris, namun jika pada tahap tersebut justru terjadi perlambatan, maka kepala kantor BPN di daerah berhak mengambil alih.

“Jika lambat di notaris kami berhak menetapkan kepala kantor bisa menjadi BPHT, dan yang kedua adalah soal konfirmasi, jadi mekanisme konfirmasi setelah pembayaran pajak kita hilangkan, cukup pernyataan sudah memenuhi, jika ditemui ternyata tidak, bisa batal demi hukum,” jelas Ferry.

Dia menambahkan, dengan keluarnya Permen tersebut, maka proses peralihan HGB dapat selesai hanya dengan kurun waktu 2 hari.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me