Agung Podomoro Sediakan Hunian Bagi Pebisnis Start Up

Big Banner

JAKARTA  – Proyek PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) satu persatu mulai rampung. Kali ini, perseroan melalui anak usahanya PT Cipta Pesona Karya melakukan prosesi topping off proyek mixed-use SOHO Pancoran, Jakarta Selatan.

Vice President Director APLN, Veri Y Setiady mengatakan, proyek tersebut terdiri dari dua menara ekslusif dan terletak di lokasi yang strategis koridor Pancoran.

“Dengan berkembangnya bisnis start up di Indonesia, perseroan menyediakan fasilitas pendukung bagi mereka. Salah satunya menyediakan lokasi kantor dan juga hunian bagi para pebisnis start up,” paparnya.

Ditambahkan, kemunculan bisnis start up atau bisnis berskala kecil berbasis teknologi sedang tumbuh di Indonesia, dengan jumlah karyawan kurang dari 10-15 orang yang semakin cepat menciptakan tantangan batu bagi para industri properti.

Menurut Very, berbeda dengan gedung perkantoran pada umumnya, SOHO Pancoran unit properti yang bisa dimanfaatkan sebagai hunian, kantor, atau keduanya. “Konsepnya menyerupai ruko, namun bedanya, tampak lebih elegan dan profesional dengan kelengkapan sebanding atau melebihi gedung perkantoran,” jelasnya.

Gedung yang dibangun seluas 7.700 meter persegi dibangun dengan konsep SOHO (Small Office Home Office) tersebut terdiri atas dua menara setinggi 30 dan 20 lantai eksklusif dan terletak di lokasi strategis koridor pancoran Jaksel. Total unit sebanyak 346 unit menyasar masyarakat menengah dengan harga di kisaran Rp3 miliar per unit dengan kenaikan 16 persen per tahun.

Tahun ini, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) akan mempertahankan pendapatan berkelanjutan (recurring income) sebesar 30 persen. Perseroan akan bangun mal baru di kawasan Podomoro City Extention, Jakarta Barat.

Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro Land, Justini Omas pernah bilang, pihaknya akan terus mengembangkan proyek Podomoro City extention. “Kami bangun mal sekitar 45.000 m2 yang rencananya akan beroperasi pada semester II tahun depan,” jelasnya.

Selain itu, kata Justini, Agung Podomoro juga mengincar pendapatan dari penjualan apartemen kelas menengah, Podomoro Golf View, yang diluncurkan Oktober lalu. “Pengembangan Podomoro Park (di Klender) kami harapkan juga bisa dimulai,” ujar dia.

Namun, dia belum bisa menyebutkan nilai investasi proyek baru tersebut. Adapun tahun 2016, Podomoro Golf View tahap pertama akan dikembangkan sekitar 3.000 unit dari rencana total 37.000 unit.

Pembangunan ditargetkan bisa mulai kuartal I-2016. Untuk proyek yang sedang berjalan, perseroan saat ini berkonsentrasi meneruskan proyek apartemen murah di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, dan reklamasi pulau di Teluk Jakarta.

property.okezone.com