Laba bersih Moderland semester satu turun 6,23%

Big Banner

JAKARTA. Kinerja PT Modernland Realty Tbk (MDLN) pada semester pertama tahun ini kurang ciamik. Laba perusahaan properti ini melorot 6,23% menjadi Rp 514,95 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 549,22 miliar.

Penurunan laba ini mengejutkan karena terjadi saat pendapatan Modernland justru naik. Sepanjang enam bulan lalu, pendapatan Modernland melambung 72,32% menjadi Rp 1,79 triliun.

Sekretaris Perusahaan MDLN Cuncun Wijaya mengatakan, penurunan laba bersih ini karena penjualan tahun ini cukup besar berasal dari perumahan dan industri dan bukan dari penjualan lahan pada tahun lalu. “Profit dari penjualan perumahan dan industri lebih kecil dibandingkan profit yang diperoleh dari penjualan lahan,” jelasnya kepada KONTAN, Jumat (29/8).

Sekadar mengingatkan, tahun lalu Modernland menjual tanahnya ke salah satu pengembang properti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) seluas 150 hektare dengan harga Rp 3 triliun. Modernland juga menjual tanah seluas Rp 8,5 juta hektare ke pengembang mal Jepang AEON senilai US$ 45 juta. Sehingga profit perseroan dari penjualan tersebut tumbuh kencang.

Sementara tahun ini, Modernland tidak melakukan penjualan tanah yang signifikan dan hanya memperoleh profit dari penjualan produk properti seperti perumahan dan industri. Akibatnya beban pokok penjualan perseroan naik drastis 311,66% menjadi Rp 841,26 miliar dari sebelumnya Rp 204,36 miliar.

Moderland juga membukukan pendapatan berulang (recurring income) sebesar Rp 54,23 miliar. Angka ini naik 14,4% dari semester satu 2013 sebesar Rp 47,40 miliar. Pemasukan berulang ini berasal dari hotel dan fasilitas penyewaan lapangan golf, club house dan restoran.

Editor: Edy Can

investasi.kontan.co.id