SMGR bisa raup pendapatan tambahan dari cash pooli

Big Banner

JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) baru saja meneken kerjasama dengan sejumlah bank untuk menjalankan sistem cash pooling. Bukan hanya soal efisiensi, tapi sistem ini juga berpotensi membuat pendapatan perseroan menjadi lebih besar.

Sebab, kelebihan dana kas atau excess cash milik entitas anak SMGR ini nantinya akan dipegang oleh SMGR untuk dimasukan ke sejumlah produk instrumen keuangan di pasar. Sebelum ada cash pooling, rata-rata return yang diperoleh sekitar 8%. “Tapi dengan cash pooling, kami yakin return -nya bisa diatas 10%,” imbuh Dwi Sucipto, Direktur Utama SMGR, (28/8).

Catatan saja, return dari kegiatan investasi seperti ini umumnya masuk ke dalam pos pendapatan keuangan. Untuk pos itu, manajemen juga mencatat pendapatan yang lumayan besar. Semester I 2014, pendapatan keuangan SMGR tercatat sebesar Rp 148,46 miliar, naik 89,65% dibanding periode sebelumnya, Rp 68,33 miliar.

Pendapatan keuangan tersebut diperoleh dari instrumen deposito berjangka Rp 132,05 miliar, rekening giro Rp 12,89 miliar, reksadana Rp 2,56 miliar, Rp 3,47 juta, dan pendapatan lainnya Rp 954,51 juta.

Saat ini, cash pooling yang dimiliki sebesar Rp 4 triliun. Duit sebesar itu merupakan kas dan setara kas dari SMGR sebagai holding company dan Semen Padang serta Semen Tonasa. Rinciannya, sebesar 60% berasal dari kas SMGR, dan dan Semen Padang beserta Semen Tonasa masing-masing sekitar 20%.

Informasi saja, cash pooling merupakan sistem pengelolaan seluruh keuangan anak usaha SMGR yang mempertimbangkan kebutuhan operasional peserta pooling, capex secara Grup, dan pendanaannya dimana peserta pooling bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana operasional yang digunakan untuk kebutuhan modal kerja.

Namun, bukan berarti seluruh kas dipegang oleh SMGR. Entitas anak perseroan masih memegang kas, namun sifatnya hanya untuk sumber pendanaan jangka pendek. Selain lebih efisien plus mendapat return, cash pooling ini dapat digunakan untuk membantu keuangan anak usaha yang sedang mengalami masalah keuangan misalnya. SMGR sebagai holding juga bisa menggunakan kas tersebut, untuk pembayaran dividen contohnya.

“Fungsinya banyak, bisa untuk keperluan internal maupun dimasukan ke instrumen keuangan di market. Tapi tentunya dengan mempertimbangkan return dan resikonya, oleh sebab itu kami menjalin kerjasama dengan pihak perbankan mengelola sistem ini,” tutur Dwi.

 

Editor: Barratut Taqiyyah

investasi.kontan.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me