Inflasi Kian Membaik, Dana Pensiunan Lirik Sektor Properti

Big Banner

JAKARTA – Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) berencana melirik jenis investasi lainnya bila tren inflasi terus menunjukkan perbaikan. Pasalnya inflasi yang terus terkendali membuat pendapatan dana pensiun dari obligasi dan surat berharga akan mengalami penurunan.

“Karena kalau inflasi rendah pendapatan kami dalam obligasi atau surat berharga tetap akan turun, kami akan mengalami problem dalam reinvestasi,” ujar Ketua Bidang Hukum dan Advokasi ADPI Rasmo Samiun dalam IDX Channel, Kamis (24/3/2016).

“Kalau surat berharga negara semakin rendah dan terus rendah karena inflasi yang kondusif, berarti kesulitan kami untuk return yang maksimal menjadi terkendala. Karena kita harus mencari bunga yang lebih tinggi, kalau bunga rendah kita harus mencari alternatif yang lain,”sambungnya.

Untuk itu, pihaknya berencana mengganti investasinya ke sektor lainnya seperti properti. Menurutnya, sektor tersebut memiliki prospek yang baik bagi dana pensiun.

“Karena properti menunjukkan prospek baik, sehingga kami percaya return kami dari properti,” katanya.

Pihaknya akan memilih perusahaan properti yang memiliki kinerja baik untuk menghasilkan pendapatan yang baik. Di antaranya, pada lahan dan bangunan untuk disewakan, sehingga akan memberikan pendapatan yang berkelanjutan selama beberapa tahun ke depan.

“Ini lebih menguntungkan dibandingkan kami tetap bertahan di obligasi negara, kalau seandainya turun terus-menerus,” ujarnya

Ia menjelaskan saat ini bahkan ADPI sudah membidik Jakarta dan Bali untuk menjadi pasar bagi sektor properti dana pensiun.

“Sementara ini masih mencari properti yang tidak terlalu jauh seperti di Jakarta yang pertumbuhannya lumayan bagus. Mungkin daerah seperti Bali, resort-resort yang pertumbuhannya bagus dan tempat-tempat lain yang berinvestasi baik,” pungkasnya

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me