Ini Dia 4 Strategi Penyediaan Perumahan Oleh PUPR

Big Banner
Rumah Khusus Nelayan di Sulawesi Selatan

Rumah Khusus Nelayan di Sulawesi Selatan

BERITA PROPERTI-Dalam rangka menurunkan angka backlog dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membentuk bantuan yang diperuntukkan bagi MBR. Bentuknya berupa Bantuan Pembangunan Rumah Bagi Masyarakat seperti Rusunawa dan Rumah Khusus serta Bantuan Stimulan Perumahan seperti Bantuan Pembangunan Baru dan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya dan Bantuan PSU Rumah Umum.

Demikian disampaikan Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Deddy Permadi, Senin (28/3). Hal tersebut termasuk dalam empat stategi untuk penyediaan perumahan untuk masyarakat. ““Berdasarkan data BPS dan Bappenas, pada tahun 2014 terdapat 13,5 juta keluarga yang belum memiliki rumah/hunian dan backlog penghunian rumah adalah sebesar 7,6 juta unit,” ujarnya dalam siaran pers.

Dikatakannya, sasaran Rumah Susun Sewa adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang belum mempunyai kemampuan untuk membeli/memiliki rumah layak huni (Penataan Permukiman Kumuh. Saat ini target grup pembangunan Rusunawa meliputi Instansi Pemerintah (Kementerian, Lembaga, TNI dan/atau POLRI), Instansi Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), Pekerja, dan Lembaga penerima bantuan lainnya (Lembaga Pendidikan Tinggi, Lembaga Pendidikan Berasrama, Koperasi, dan Yayasan).

Sedangkan  Rumah Khusus adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus. Target group/sasaran bantuan rumah khusus adalah masyarakat dan petugas di kawasan perbatasan negara (tenaga medis, guru, petugas mercusuar), masyarakat daerah terluar dan terpencil, nelayan, rumah cagar budaya, transmigran, korban bencana, masyarakat yang terkena program Pemerintah, dan masyarakat lanjut usia, miskin, yatim piatu dan/atau anak terlantar.

Sementara Bantuan Stimulan Perumahan yang berupa Bantuan Pembangunan Baru dan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya lokasinya meliputi Kabupaten/Kota yang Termasuk Daerah Tertinggal dan Kabupaten/Kota yang Termasuk Daerah Miskin. Sedangkan dari kedua kriteria tersebut, lokasi-lokasi yang menjadi prioritas antara lain 1) Terdapat Penanganan Kumuh; 2) Desa Nelayan; 3) Desa Perbatasan; 4) Desa Terpencil/Pulau Terluar; 5) Desa Tertinggal/Miskin; 6) Mou dengan K/L; 7) Prioritas Daerah. Sedangkan Bantuan PSU Rumah Umum diperuntukkan bagi rumah umum (rumah umum adalah: rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi MBR), berbentuk rumah deret, rumah tunggal, dan rumah susun)

“Kami juga berupaya untuk mendorong keswadayaan masyarakat dan dunia usaha dalam penyediaan tempat tinggal yang layak untuk 2,2 juta rumah tangga untuk mendukung penurunan angka kekurangan rumah dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni untuk 1,5 juta rumah tangga, termasuk dalam rangka penanganan kawasan permukiman kumuh,” jelas Deddy.

propertynbank.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me