Pemerintah Siapkan 4 Strategi Penyediaan Perumahan

Big Banner

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyiapkan empat stategi untuk penyediaan perumahan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai upaya menurunkan angka kebutuhan perumahan atau backlog dan rumah tak layak huni.

Menurut Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Deddy Permadi, pihaknya menyiapkan bantuan perumahan berupa rusunawa dan rumah khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

’’Kami juga bentuk bantuan stimulan perumahan seperti bantuan pembangunan baru dan peningkatan kualitas rumah swadaya, serta bantuan prasarana sarana umum (PSU) rumah rakyat,’’ kata Deddy Permadi dalam siaran pers yang diterima Rumah123, Selasa (29/3).

Baca juga: Kementerian PUPR Kebut Penyerapan Anggaran

Deddy menerangkan, sasaran rumah susun sewa alias rusunawa adalah MBR yang benar-benar belum mampu untuk membeli atau memiliki rumah layak huni. Saat ini target grup pembangunan rusunawa meliputi instansi pemerintah seperi kementerian, lembaga, TNI/POLRI.

’’Selain itu kami libatkan juga instansi pemerintah daerah, pekerja, dan lembaga penerima bantuan lainnya seperti lembaga pendidikan tinggi, lembaga pendidikan berasrama, koperasi, dan yayasan,’’ ujarnya.

Sedangkan rumah khusus adalah bantuan yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus. Sasaran bantuan rumah khusus adalah masyarakat dan petugas di kawasan perbatasan negara seperti tenaga medis, guru, dan petugas mercusuar.

Bantuan rumah khusus juga diperuntukkan bagi masyarakat daerah terluar dan terpencil, nelayan, rumah cagar budaya, transmigran, korban bencana, magasyarakat yang terkena program Pemerintah, dan masyarakat usia, miskin, yatim piatu dan anak terlantar.

Baca juga: Tahun Ini, Kementerian PUPR Genjot 700 Rumah MBR

Adapun bantuan stimulan perumahan yang berupa pembangunan baru dan peningkatan kualitas rumah swadaya, lokasinya meliputi kabupaten/kota yang termasuk daerah tertinggal dan daerah miskin.

Dari kedua kriteria tersebut, lokasi-lokasi yang menjadi prioritas antara lain terdapat penanganan kumuh, desa nelayan, desa perbatasan, desa terpencil/pulau terluar, desa tertinggal/miskin, MoU dengan K/L, dan prioritas daerah.

’’Sedangkan bantuan PSU diperuntukkan bagi rumah umum. Yakni, rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi MBR, berbentuk rumah deret, rumah tunggal, dan rumah susun,’’ kata Deddy.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me