Banyak Gedung Perkantoran Baru, Harga Sewa Kantor di Jakarta Turun

Big Banner

Jakarta -Lembaga konsultan properti, Jones Lang LaSalle (JLL) mencatat, terjadi penurunan tipis harga sewa perkantoran di kawasan pusat bisnis atau Central Business District (CBD) di Jakarta. Penurunan harga sewa terjadi karena suplai kantor baru yang meningkat masih lebih besar ketimbang permintaan baru.

James Taylor, Head of Research JLL menuturkan, dengan kelebihan pasokan ruang kantor, tingkat okupansi perkantoran grade A sebesar 76%, grade B 92%, grade C 91%, premium 93%, dan rata-rata CBD sebesar 87%.

“Pertumbuhan ekonomi dan menguatnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada triwulan I-2016, memberikan dampak pada sektor properti. Kami merasakan pasar perkantoran lebih aktif dibandingkan kuartal sebelumnya, walaupun pasokan yang sudah masuk dan akan masuk tahun ini dalam jumlah yang signifikan,” ujarnya saat media briefing, di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Menurut Taylor, penurunan tarif sewa paling terlihat jelas pada kantor grade A yang turun 10% dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Sementara grade lainnya, harga sewa kantor rata-rata stabil.

Harga sewa kantor setiap meter persegi per bulan di kawasan CBD Jakarta masing-masing yakni grade Premium Rp 400.000 – Rp 450.000, grade A Rp 350.000 – Rp 400.000, grade B Rp 150.000 – Rp 200.000, dan grade C Rp 100.000 – Rp 150.000.

“Tingkat okupansi saat ini rata-rata di CBD sebesar 87%. Dengan existing supply sebesar 5,1 juta meter persegi, dan akan bertambah lagi 1,03 juta meter persegi. Demand masih stabil, tapi suplainya naik cukup besar,” tutupnya.

(drk/drk)

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me