Bursa Asia menguat, ini faktor pendorongnya

Big Banner

HONG KONG. Mayoritas indeks acuan di kawasan regional mencatatkan kenaikan pada transaksi perdagangan hari ini (25/8). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 14.15 waktu Hong Kong, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1% menjadi 148,65.

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,5%, indeks Topix Jepang naik 0,4%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,2%, indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,3%, indeks S&P BSE Sensex Index naik 0,7%, dan indeks Straits Times Singapura naik 0,5%. Kenaikan juga terlihat pada indeks Taeix taiwan naik 0,1%. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Asia. Beberapa di antaranya yakni: Caltex Australia Ltd naik 7,4%, China Petroleum & Chemical Corp naik 4,7%, dan Chugai Pharmaceutical Co turun 9,2%.

Bursa Asia melaju seiring pernyataan pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen pada pertemuan Jackson Hole, 22 Agustus lalu. Pada waktu itu, Yellen menegaskan, pasar tenaga kerja AS masih lemah, meski suku bunga acuan dapat dinaikkan lebih cepat dari yang diprediksi sebelumnya.

Ada pula pernyataan dari Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi yang berkomitmen untuk menggelontorkan lebih banyak stimulus.

“The Fed tidak mau terburu-buru dalam memperketat kebijakan. Mereka masih melihat pasar tenaga kerja membaik namun sangat lambat pertumbuhannya. Mereka sadar bahwa mereka harus melakukan normalisasi suku bunga acuan pada satu titik dan tidak bisa terus-menerus menahan suku bunga rendah selamanya,” papar Angus Gluskie, managing director White Funds Management di Sydney.

Editor: Barratut Taqiyyah

investasi.kontan.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me