Diminati Jepang, DMAS Lengkapi Kawasan Industri dengan GITET

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Investor Jepang meminati kawasan industri yang dikembangkan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), Greenland International Industrial Center (GIIC) di Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

Indikasi ketertarikan itu terlihat dari pabrikan-pabrikan otomotif asal Negeri Sakura tersebut yang membuka operasinya di GIIC.

Sebut saja, raksasa otomotif Suzuki yang mengokupasi lahan seluas 130 hektar, Maxxis, Mitsubishi, SGMW, Astra Otoparts, Takata dan Shiroki.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS Tondy Suwanto menjelaskan Jepang tertarik karena lokasi GIIC strategis. Terletak di antara kota Jakarta dan Bandung serta bagian timur Jawa dengan akses langsung menuju Tol Jakarta-Cikampek Km 37.

Selain itu, terdapat rencana besar terkait pembangunan akses langsung Tol Jakarta-Cikampek dari sisi utara dan Tol Jati Asih dari sisi selatan.

Menyusul rencana pembangunan jalan tol baru dari pelabuhan Tanjung Priok ke kawasan industri daerah Bekasi, Cikarang, Karawang dan Purwakarta untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas biaya dan waktu.

“Selain itu GIIC juga dilengkapi fasilitas dan sarana seperti area Central Business District (CBD), komersial multifungsi, dan lain-lain untuk menunjang aktivitas keseharian para penghuninya,” jelas Tondy dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (8/4/2016).

Prasana lain yang akan disediakan DMAS adalah Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt. DMAS bersama Sojitz, melakukan perjanjian pinjam pakai lahan dengan PT PLN (persero).

Salah satu tujuan perjanjian pinjam pakai lahan ini adalah memberikan akses jaringan listrik untuk penyewa GIIC dalam memperoleh layanan premium dari PLN.

“Kapasitas GITET yang berlokasi di Cibatu baru mencapai 4 travo x 500 MegaVolt. Jadi, kami menambahnya dengan membangun prasarana tersebut sebesar 500 kilovolt,” imbuh Tondy. 

Terkait rencana perseroan, tahun ini DMAS menargetkan penjualan lahan industri seluas 50 hektar.

properti.kompas.com