Yogyakarta Akan Larang Pembangunan Hotel Baru Hingga 2019

Big Banner

Pemerintah Kota Yogyakarta akan memperpanjang moratorium atau pemberhentian sementara pengajuan izin pembangunan hotel baru, di mana saat ini moratorium berlaku hingga Desember 2016, namun akan diperpanjang hingga Desember 2019 mendatang.

”Ini kami usulkan karena tingkat okupansi hotel di Jogja,” ujar Istidjab M. Danunegoro, Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY.

Alasannya, tingkat hunian atau okupansi hotel baik itu hotel berbintang maupun nonbintang di Yogyakarta masih sangat rendah, yakni di bawah 70 persen. Jadi pembangunan hotel baru dinilai belum diperlukan.

BACA JUGA : DAFTAR BANK DENGAN BUNGA KPR TERENDAH

Berdasarkan data PHRI, tingkat okupansi hotel berbintang di Yogyakarta pada tahun  2014 sebesar 57,48 persen dan hotel nonbintang sebesar 26,77 persen. Sedangkan pada 2015, tingkat okupansi hotel berbintang sebesar 57,64 persen dan hotel nonbintang sebesar 27,11 persen.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan bahwa pihaknya akan segera menerbitkan surat kebijakan perpanjangan moratorium untuk menggantikan kebijakan sebelumnya yang berlaku sejak 2013. Kemudian, kebijakan moratorium yang baru nantinya akan dievaluasi pada tahun kedua, apakah akan diperpanjang lagi atau tidak.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me