Marriott Kian Dekat untuk Akuisisi Starwood Hotel

Big Banner

WASHINGTON – Kelompok bisnis hotel Marriott International maju satu langkah lagi dalam upaya membeli grup Starwood, setelah pemegang saham kedua perusahaan setuju dengan merger bernilai hampir USD15 miliar itu pada Jumat 8 April 2016.

Regulator anti-trust di Amerika sudah menyepakati merger itu, tetapi hambatan regulasi masih belum teratasi di Uni Eropa dan China. Kedua perusahaan ini berharap bisa menutup transaksi ini pada tengah tahun. Kalau ini terealisasi maka ini merupakan perusahaan hotel terbesar di dunia.

Starwood sepakat untuk dibeli oleh Marriot pada November, tetapi raksasa asuransi Cina ‘Anbang’ secara agresif juga berusaha membeli grup hotel ini baru-baru ini.

[Baca Juga: Pembangunan Hotel di Yogya Justru Dibatasi, Kenapa?]

“Dengan persetujuan pemegang saham yang sukses hari ini, kami semakin dekat pada penyelesaian transaksi ini,” kata Presiden DIrektur Marriott Arne Sorensen dalam sebuah pernyataan yang dikutip VOA.

“Tim kami meneruskan rencana integrase kedua perusahaan kami, dan kami berkomitmen melaksanakan peralihan yang tepat waktu dan mulus,” imbuhnya.

[Baca Juga: Grup Hotel Taiwan Bidik Investasi di Bali-Lombok]

Pemegang saham Starwood akan menerima 0,8 saham Marriott plus uang tunai sebesar USD21 untuk setiap saham Starwood.

Sementara kesepakatan ini dirampungkan, grup Marriott akan terdiri dari 5.500 properti berkapasitas lebih dari 1,1 juta kamar di seluruh dunia. Grup hotel saingannya adalah Hilton Worldwide yang memiliki 4.500 properti dan sekitar 735 ribu kamar.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me