Sulit Dapat IMB, Sejumlah Investor Hotel Kabur

Big Banner

YOGYAKARTA – Sejumlah investor hotel kabur setelah tidak bisa memenuhi syarat kelengkapan dokumen untuk izin mendirikan bangunan (IMB) hotel baru.

Susahnya mendapat IMB pembangunan hotel membuat pengusaha mencabut berkas. “Benar memang ada yang mencabut berkas. Tapi jumlahnya hanya beberapa tidak sampai puluhan,” kata Kepala Bidang Pelayanan Dinas Perizinan Kota Yogyakarta, Setiono, kemarin.

[Baca Juga: Cokrodiningrat Imperial Park Hotel Hadir di Yogyakarta]

Dinas Perizinan saat ini masih memproses penerbitan IMB hotel tak lebih dari 20 permohonan. Sejak moratorium izin hotel baru yang diberlakukan 1 Januari 2013 lalu Dinas Perizinan menerima 104 permohonan izin dan yang sudah diterbitkan IMB sebanyak 84 berkas.

“Ada juga yang berminat membangun hotel baru, tapi jelas tidak bisa kami terima karena masih moratorium,” katanya.

Sedangkan yang tidak mencabut pengajuan, masih harus melakukan perbaikan agar IMB bisa diterbitkan seperti belum adanya analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) hingga ada perubahan gambaran teknis.

[Baca Juga: SHS Bertekad Menjadi The Real Biggest Syariah Hotel]

Koordinator Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta Winarta mengatakan, Pemerintah Kota Yogyakarta harus memiliki ketegasan dalam memberikan izin pendirian hotel baru.

Apalagi fakta di lapangan ditemukan adanya hotel yang nekat beroperasi padahal belum melengkapi persyaratan izin gangguan (HO).

“Sebanyak 14 hotel diketahui belum mengantongi izin gangguan, tapi nekat beroperasi. Kami sangat prihatin karena persoalan ini tak kunjung selesai. Kami kembali mendesak kepada Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera menindak tegas hotel-hotel tersebut dan berkomitmen tidak mengeluarkan IMB jika syarat belum lengkap,” tandasnya.

(dhe)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me