Open Listing jadi Primadona Penjualan

Big Banner

Brokerage – Kawasan Cibubur memiliki daya tarik tersendiri bagi pelaku bisnis properti. Letak yang strategis menjadi salah satu alasan pengembang hadir di kawasan yang berbatasan langsung dengan Jakarta Timur, Depok, Bogor, dan Bekasi. Masuknya pengembang ke kawasan ini diikuti pula oleh agen properti atau broker.

Menurut Mery Yuniarni, salah satu member broker Era Elite, penjualan properti di Cibubur masih terbilang tinggi, meskipun tahun 2015 kondisi ekonomi tidak stabil. “Dibanding tahun 2014 lalu, penjualan tahun 2015 memang mengalami penurunan, tapi peminat properti di Cibubur masih tinggi,” terangnya ketika ditemui di kantornya, Ruko Sentra Eropa Blok C No. 5 Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Bogor. 

Untuk menggenjot penjualan, lanjut Mery, berbagai strategi dilakukan. Salah satunya memperbanyak listing. Listing merupakan perjanjian surat kuasa jual atau surat perintah untuk menjualkan properti kepada agen properti. Ada dua sistem dalam proses listing, yaitu open listing (banyak agen properti memasarkan satu produk) dan exclusive listing (satu agen memasarkan satu produk). “Sistem open listing mendominasi penjualan,” jelasnya. Open listing menjadi primadona karena banyak masyarakat berasumsi bahwa semakin banyak agen properti memasarkan produknya, maka semakin cepat terjual.

Namun, jika dilihat dari sisi seorang agen properti, tambah Mery, sistem tersebut akan membuat marketing kurang serius memasarkannya. “Ketidakseriusan ini karena ada kemungkinan kami kerja sia-sia. Sistem ini kadang juga membuat buyer nakal. Mereka membanding-bandingkan harga antar agen,” ungkap salah satu senior principal Era Elite.

infonitas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me