Yuk, Urus IMB Sendiri!

Big Banner

Setiap bangunan wajib mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Termasuk rumah tinggal.

Mengurus IMB sebenarnya tak sulit kok. Kamu tinggal memenuhi beberapa persyaratan yang dibutuhkan. Apa saja?

Seperti dilansir dari laman Pemprov DKI Jakarta, ada 11 persyaratan untuk mengajukan IMB rumah tinggal. Pertama adalah fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) sebanyak satu lembar. Lalu yang kedua, fotokopi surat-surat tanah (satu set).

Baca juga: Yuk, Manfaatkan Cicilan Bertahap dari Pengembang!

Untuk surat-surat tersebut, dapat berupa sertifikat tanah, surat keputusan pemberian Hak Penggunaan Atas Tanah oleh pejabat yang berwenang dari instansi pemerintah yang menguasai tanah tersebut, surat kavling dari Pemerintah Daerah c.q. Wali Kota Madya atau instansi lain yang ditunjuk Gubernur, fatwa tanah atau rekomendasi dari Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta atau Kantor Pertanahan setempat.

Selain itu, surat keputusan Wali Kota Madya untuk penampungan sementara, rekomendasi dari Kantor Pertanahan dengan peta bukti pembebasan tanah, surat pernyataan dari instansi pemerintah atau pemimpin proyek tim pembebasan tanah (khusus untuk bangunan pemerintah), hasil sidang Panitia A yang dikeluarkan Kantor Pertanahan disertai surat pernyataan pemilik bahwa tanah dikuasai dan tidak sengketa yang diketahui oleh Lurah setempat.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Soal BI Checking

Bisa juga melampirkan surat girik, disertai surat pernyataan pemilik bahwa tanah dikuasai dan tidak sengketa yang diketahui oleh lurah setempat, dan surat Kohir Verponding Indonesia, disertai pernyataan bahwa pemilik sudah menempati, menguasai tanah Verponding tersebut selama 10 tahun atau lebih baik sebagian atau seluruhnya dan tidak sengketa yang diketahui oleh lurah setempat.

Syarat ketiga, untuk surat tanah, juga harus dilampirkan surat pernyataan bahwa tanah yang dikuasai dan atau dimiliki tidak dalam sengketa pemohon. Yang keempat, surat izin penunjukan penggunaan tanah (SIPPT) dari Gubernur bagi yang disyaratkan.

Syarat kelima, keterangan dan peta rencana kota dari dinas/suku dinas tata kota sebanyak minimal tujuh lembar. Keenam, peta kutipan rencana kota dari dinas/suku dinas untuk bangunan rumah tinggal pada lokasi yang telah dikeluarkan IMB sebagai pengganti keterangan dan peta rencana kota (minimal tujuh set).

Baca juga: Dekorasi Rumah Tanpa Menguras Kantong

Syarat ketujuh adalah gambar rancangan arsitektur bangunan (minimal tujuh set). Lalu yang kedelapan adalah fotokopi surat izin bekerja sebagai penanggung jawab rancangan arsitektur, kecuali untuk bangunan wisma kecil dan wisma sedang di daerah bukan real estat atau daerah pemugaran (satu lembar).

Syarat kesembilan yaitu gambar rancangan arsitektur bangunan harus dilengkapi hasil penilaian/penelitian dari Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK), untuk bangunan rumah tinggal di daerah pemugaran golongan A dan B.

Baca juga: Tiga Alasan KPR Ditolak Bank

Yang kesepuluh, perhitungan dan gambar struktur bangunan untuk bangunan rumah tinggal dengan bentangan struktur yang dominan lebih besar dari enam meter, serta fotokopi surat izin bekerja perencana struktur (satu lembar). Syarat terakhir adalah data hasil penyelidikan tanah bagi yang disyaratkan (tiga set).

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me