4 Jalan Tol Akan Dibangun di Banten

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) akan memprioritaskan pengembangan infrastuktur di kawasan Banten untuk terus meningkatkan potensi perekonomian di kawasan ini. Pengembangan proyek infrastruktur ini juga dilakukan untuk menyesuaikan dengan momentum pertumbuhan ekonomi yang terus menggeliat periode ini.

ilustrasi pembangunan jalan tol Serang-Panimbang

Ilustrasi

Menurut Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kemenpupera Hermanto Dardak, yang akan sangat berpengaruh bagi peningkatan perekonomian dan sektor properti adalah dibangunnya beberapa akses jalan tol di provinsi ini. “Kami akan membangun jalan tol selain jalan tol yang sudah eksisting saat ini. Jalan tol baru ini akan menjadi tulang punggung pembangunan dan perekonomian di Banten,” ujarnya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bersama Gubernur Banten Rano Karno, pekan lalu.

Hermanto menyebut, jalan tol yang dibangun di Banten antara lain jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 km, Kunciran-Serpong 11,19 km, Serpong-Cinere 10,14 km, dan Serpong-Balaraja 30 km. Sementara itu untuk menanggulangi banjir di beberapa wilayah Banten, dibangun juga Bendungan Karian dan Bendungan Sindang Heula yang ditargetkan bisa mengatasi banjir di Banten.

Beberapa wilayah di kawasan Banten juga akan dikembangkan dengan prioritas khusus seperti Tanjung Lesung yang dikonsep menjadi The New Bali dan dijadikan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kemudian pengembangan Kota Tangerang yang seperti tak terbendung dikonsep sebagai Kota Satelit Mandiri. Untuk wilayah Maja yang banyak dikembangkan perumahan murah, akan dikembangkan menjadi Kota Publik.

“Setiap kekhususan ini akan didukung dengan pengembangan infrastrukturnya sehingga setiap kawasan tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan baru dan mendukung pembangunan di seluruh kawasan provinsinya. Makanya dibutuhkan sinkronisasi pusat dan daerah khususnya untuk penajaman program sesuai potensi setiap daerahnya,” pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Banten Rano Karno menyebut, peningkatan konektivitas dan pembangunan infratsuktur merupakan hal mutlak yang harus dilakukan di Banten untuk meningkatkan perekonomian dan membuka keterisolasian. “Banyak wilayah di Banten yang sangat potensial untuk dikembangkan komoditas maupun industri pariwisatanya, makanya pembangunan infratsuktur adalah hal utama yang harus dilakukan di Banten,” imbuhnya.

housing-estate.com