Urus Sertifikasi Tanah, Gratis hingga Bayar Rp50 Ribu

Big Banner

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan, bahwa pengurusan sertifikasi tanah oleh masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah tidak dikenakan biaya atau nol rupiah.

“Makanya saya harapkan betul kalau mau cepat dan tidak kena biaya urus langsung datang ke kantor (BPN), karena sudah ada komitmen dengan bank BUMN dalam rangka pengurusan sertifikasi itu tidak kena biaya,” ujar Ferry, di Kantor Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Senin (12/4/2016).

Ferry menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan peraturan baru-baru ini yang akan mengatur tentang berapa besaran tarif sesuai klasifikasinya masing-masing. (Baca juga: Diomeli Jokowi Soal Sertifikat Tanah, Ini Respons Menteri Ferry)

“Karena kita sudah siapkan layanan untuk beberapa klasifikasi, ada tujuh layanan seperti one day bahkan one hour yang tarifnya hanya Rp50 ribu,” jelasnya.

Ferry menuturkan, jangka waktu pengurusan sertifikat tanah tergantung pada jenisnya. (Baca juga: Masyarakat Diimbau Urus Sertifikat Tanah Tidak Lewat Calo)

“Kalau cuma Hak Guna Bangunan ke Hak Milik cuma setengah hari, yang lama itu pecah waris karena harus kumpulkan ahli waris juga,” kata dia.

Ferry menambahkan, terkait biaya sertifikasi yang dikeluhkan masyarakat yang mencapai Rp1 juta, hal itu disebabkan karena yang bersangkutan tidak mengurus langsung ke kantor pelayanan.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me