London, Surga Investasi Properti Kalangan Superkaya Timteng

Big Banner
Ilustrasi sudut Kota London dengan Big Ben-nya. (Foto: Istock)

London dikabarkan menjadi magnet investasi properti bagi kalangan jet set Timteng (Timur Tengah), diikuti New York dan Dubai. Menurut “Middle East Private Capital Survey 2016” Clutton dan YouGov, mereka beralih ke London dan New York karena pasar lokal mereka kurang menggembirakan.

Kalangan superkaya tersebut mengincar properti-properti di London yang secara historis merupakan magnet investasi untuk kalangan superkaya Timur Tengah.

“Selain itu, investasi tradisional juga memicu pelarian modal ke kota-kota yang dianggap sebagai safe havens,” ujar Chief Executive Clutton Timur Tengah, Steve Morgan, seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, London sejak lama menjadi surga investasi. Tren ini akan terus berlanjut. Hal ini karena pertumbuhan rata-rata harga properti residensial pada tahun ini diperkirakan mencapai angka 2,5 persen hingga 3 persen untuk pusat Kota London.

Baca juga: London, Padat Penyewa Rumah pada 2025

Data Clutton juga menunjukkan properti residensial tetap menjadi aset investasi yang paling menarik bagi mereka. Preferensi mereka terhadap aset residensial juga diimbangi aset komersial sebesar 22 persen.

Kepala Riset Clutton, Faisal Durrani, menambahkan, meskipun imbal hasil London lebih rendah ketimbang di Dubai yakni 4,8 persen, berbanding 7-10 persen, namun kekuatan durasi kontrak berperanan penting dalam mendorong investasi properti di London.

“Jangka waktu sewa di Dubai biasanya antara satu sampai lima tahun. Sementara di London, sewa kantor lebih lama, mulai dari lima tahun sampai 15 tahun,” kata Durrani.

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me