Awas! Hindari Lokasi Rumah dengan Tanah Negatif

Big Banner

Pernah gak kamu mengalami sebuah perubahan nyata terjadi setelah pindah rumah? Terlepas dari baik atau buruk perubahan tersebut, namun yang jelas ini ada hubungannya dengan lokasi tanah tempat rumahmu berada.

Hal utama dalam feng shui melibatkan perpaduan antara energi Yin (diam) dan Yang (gerak). Interaksi dari kedua energi ini dapat menciptakan sebuah perubahan.

Memang, perubahan bergantung dengan lingkungan tempat tinggal. Hanya saja, dalam ilmu feng shui, sejarah kavling juga sangat berpengaruh pada rumah yang dibangun di atasnya.

Ada beberapa lokasi tanah yang memiliki unsur negatif karena sejarahnya di masa lalu. Hal inilah yang perlu kamu hindari. Apa saja? Simak ulasan berikut ini!

Kavling bekas rumah sakit, menampung frekuensi atau energi dari para pasien sakit atau yang meninggal. Begitu juga dengan kavling bekas rumah duka, akan memiliki energi kesedihan yang luar biasa.

Energi-energi negatif ini masih bisa berdiam di tempat tersebut. Karenanya, jika ada yang menawarimu lahan bekas rumah sakit atau rumah duka, sebaiknya tolak saja.

Energi negatif juga akan bercokol di kavling bekas tanah pemakaman. Jika masih nekat membangun rumah di tanah bekas pemakaman, energi negatifnya dapat memengaruhi emosi penghuni yang labil, kesepian rohani, serta dalam kasus tertentu penghuni melihat penampakan sebuah roh atau nyawa seseorang dari dimensi lain.

Pun demikian halnya dengan kavling yang pernah menjadi rumah potong hewan. Kavling ini masih menampung energi ketakutan dan kesedihan.

Semua lokasi di atas dapat membawa atau menahan energi negatif yang dihubungkan dan diturunkan oleh aktivitas yang pernah dilakukan sebelumnya di tempat tersebut. Dalam ilmu feng shui, energi dari lokasi di atas disebut dengan ’’Yin Sha’’ atau energi dingin dan dapat berpengaruh buruk pada kesehatan dan keberuntungan penghuninya.

Kendati demikian, bukan berarti tanah berunsur energi negatif tidak bisa dipulihkan. Untuk memperbaiki atau membangkitkan kembali pola energi dari tanah tersebut, kita harus merobohkan seluruh bangunannya terlebih dulu.

Kemudian, biarkan terbuka di bawah sinar matahari selama kurun waktu tertentu. Buang juga lapisan tanah teratas minimal 1 meter dan menggantinya dengan timbunan tanah yang baru dari sumber yang bagus dan tidak mengandung energi negatif.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me