Strategi Menyiapkan Pengajuan KPR

Big Banner

JAKARTA – Membeli rumah dengan kredit pemilikan rumah (KPR) dianggap menjadi salah satu solusi di tengah mahalnya harga properti di kota-kota besar. Untuk itu, diperlukan strategi agar pengajuan KPR tersebut diterima.

1. Pilihlah secara cermat rumah yang akan ditempati dan menurut Anda dan bank cocok untuk dijadikan pengajuan KPR seperti keadaan rumah, lokasi rumah, lingkungan sekitar, dan sebagainya. (Baca juga: Menumpuk Untung Lewat KPR)

2. Telitilah sebelum membeli rumah baik keabsahan sertifikatnya dan IMB induknya apakah cocok dengan kenyataan di lapangan.

3. Izin peruntukan tanah dan fasilitas yang ada, keadaan tanah, izin lokasi, tata guna lahan, site plan dan sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB yang sah perlu dipertanyakan bila membeli rumah dari pengembang perumahan.

4. Mengenal lebih dekat tentang kredibilitas pengembang atau pemilik rumah.

5. Membuat anggaran yang diajukan dengan pendapatan yang anda terima setiap bulan apakah sesuai dengan aturan bank tersebut atau belum.

6. Selalu mempersaksikan pada notaris untuk transaksi jual beli bila status rumah atau tanah tersebut masih menjadi jaminan pinjaman di bank tertentu agar dapat dipertanggungjawabkan perjanjian di atas meterai tidaklah cukup menjadi bukti bagi bank untuk diakui sebagai surat kepemilikan tanah yang sah. (Baca juga: Tips Agar Tak Terjerat Utang KPR)

7. Menyiapkan uang untuk pembayaran biaya administrasi dan provinsi, asuransi jiwa dan kebakaran, survei, akad notaris, AJB (akta jual beli) dan balik nama, serta pajak BPHTB untuk kas negara.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me