MEA, Menko Darmin: Tukang Bangunan pun Bakal Disertifikasi

Big Banner

JAKARTA – Pemerintah kini semakin siap untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Meskipun balai pelatihan kerja di Indonesia belum dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, namun pemerintah tetap akan melakukan sertifikasi terhadap tenaga kerja pada berbagai sektor.

“Kita harus bisa melahirkan lembaga yang terakreditasi. Kalau itu bisa, maka kita akan dapat membalikkan pertumbuhan ekonomi,” kata Darmin di kantor Balai Kota Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Tak hanya sektor formal, tenaga kerja yang bergerak di sektor non formal pun kini juga akan disertifikasi oleh pemerintah. Bahkan, tukang bangunan pun juga akan mendapatkan sertifikasi profesi. (Baca juga: Uji Sertifikasi Keliling untuk Pekerja Konstruksi)

“Misal pekerja bangunan bisa enggak bisa pasang 1000 bata per hari. Itu kita berikan sertifikat,” jelas Darmin.

Alasan dari sertifikasi bagi tukang bangunkan ini adalah untuk memberikan kepastian kualitas pada proyek-proyek besar yang akan dilakukan dalam jangka panjang. Sebab, selama ini pengusaha harus menggunakan tenaga tukang bangunan yang berbeda pada setiap pembangunan proyek. (Baca juga: Kementerian PUPR Targetkan 750.000 Tenaga Konstruksi Bersertifikat)

“Tenaganya kan beda-beda yang digunakan dalam setiap pembangunan. Jadi kita tidak tahu bagaimana kemampuannya. Nah dengan sertifikasi ini, maka tak lagi perlu khawatir menggunakan tukang bangunan meskipun berbeda-beda,” tukasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me