APL Garap Pluit City Rp 50 T, Libatkan Banyak Konsultan Int’l

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Majalah Properti Indonesia (MPI) menurunkan Laporan khusus tentang Reklamasi pada edisi November 2014. Di antaranya mengulas proyek yang digagas grup Agung Podomoro Land (APL) yakni Pulit City melalui PT Muara Wisesa Samudera dengan melibatkan sederet konsultan ternama dalam pengembangan.

Disebutkan untuk konsultan bangunan, ditunjuk S.O.M (Skidmore, Owings dan Merrill) London, konsultan yang membangun Burj Khalifa di Dubai, Changi Airport dan One World Trade Center Amerika. Selain itu PT Muara Wisesa Samudera juga menunjuk Martha Schwartz sebagai konsultan landscape, desainer yang membangun Central Park di Amerika. Matius menjelaskan, reklamasi yang akan dilaksanakan di Pluit City menggunakan sistem sand-fill atau pengurukan pasir berlapis.

Sebelum pembangunan super block, pasir-pasir itu akan dimampatkan menggunakan teknologi Dynamic Compaction Vibro-Floatation, dan PVD (Pre-fabricated Vertical Drain). Dan, pulau ini akan dikeruk pada ketinggian 5,6 – 7,6 meter di atas permukaan laut.

Untuk investasi, APL menyiapkan dana pembangunan sebesar Rp50 triliun. Nilai tersebut merupakan 10 kali nilai investasi yang dikucurkan untuk pengembangan Green Bay Pluit. “Untuk dana, ada tiga sistem yang lazim dipakai yakni dana modal sendiri, pinjaman dari bank dan dana dari hasil jualan,” jelas Fransiskus Afong, General Manger Marketing PT Muara Wisesa Samudera.

Jika tanpa kendala, proyek reklamasi ini akan memakan waktu cukup lama, sekitar 10 tahun. Waktu itu hanya untuk satu pulau mulai dari reklamasi hingga pembangunannya. YS.

Majalah Properti Indonesia versi digital juga dapat diakses melalui: http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia atau https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

mpi-update.com