Jenis Perizinan Perumahan Siap Dirampingkan

Big Banner

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah siap merampingkan 33 jenis izin atau syarat untuk proyek perumahan sederhana menjadi sekitar 21 jenis.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus mengatakan, pemerintah tidak hanya akan sekadar menyederhanakan perizinan, tetapi menyiapkan instrumen hukum yang lebih komprehensif mengatur penyelenggaraan penyediaan rumah.

“Jadi, nanti akan lebih komprehensif, tidak saja sekadar penyederhanaan perizinan, tetapi juga akan melihat dari sisi industri dan masukan dari sisi demand secara lengkap,” katanya usai mengikuti rapat koordinasi perizinan perumahan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (12/4/2016).

Selama ini, tuturnya, masalah perizinan kerap diatasi secara terpisah   pertahap, tidak komprehensif dan sistematis. Pemerintah akan melihat kembali dari seluruh proses bisnis penyediaan rumah untuk dapat menghilangkan sejumlah tahap yang tumpang tindih dan tidak perlu.

Menurutnya, regulasi tersebut akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden yang setidaknya dapat terbit bulan depan. Dalam regulasi tersebut, seluruh kewenangan kementerian/lembaga terkait akan diakomodasi sehingga seluruh penyelenggaraan perizinan akan mengacu pada satu regulasi saja.

Maurin menyakini, apabila diterbitkan segera, dampak regulasi tersebut akan cukup signifikan terhadap realisasi pembangunan perumahan tahun ini.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan, waktu pengurusan izin dapat dipangkas setidaknya hingga hanya 90 hari dari sebelumnya mencapai antara 753 hingga 916 hari.

“Itu semangat yang muncul dalam rapat tadi,” katanya dalam kesempatan yang sama.

 

properti.bisnis.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me