Efek Buruk Penyejuk Ruangan Bagi Kesehatan Kulit Anda

Big Banner

Jakarta,SolusiProperti.com-Tanpa sadar Anda mungkin menghabiskan sebagian waktu di dalam ruang berpendingin udara atau Air Conditioner (AC). Di kantor, mobil, angkutan umum, pertokoan, hingga kamar tidur. Anda mungkin sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang membuat gerah, tanpa sadar efek buruknya terhadap kecantikan.

Paparan hawa dingin penyejuk ruang jangka panjang dapat memicu kerusakan kecantikan kulit dan rambut. Ini terjadi lantaran mesin penyejuk ruang menyerap kelembaban udara di ruang tersebut.
AC juga menarik kelembaban dari kulit sehingga menyebabkan kulit kering. Jika tidak dilindungi dengan pelembab, kulit mudah rusak. Kekeringan yang berkelanjutan akan mempengaruhi lapisan dalam kulit,” ujar spesialis kecantikan dan kulit, dr. Rajan TD, seperti dikutip laman Times of India.

Ketika kulit Anda mengalami kekeringan akan mudah timbul rasa gatal. Penyejuk ruangan juga memperburuk gangguan kulit yang tengah diderita seseorang.  Penyejuk ruang menyerap air dari udara dalam ruang dan merampas lapisan luar epidermis kulit. Jika terjadi secara konstan, kehilangan air dan kurangnya penggantian air dari jaringan kulit bisa menyebabkan kulit mengelupas, kering dan pecah-pecah.

Air sangat penting untuk menjaga darah tetap mengalir. Air pun bermanfaat mempertahankan elastisitas kulit. Ketika kelembaban ruang lenyap, kulit bisa layu. Kulit juga rentan mengalami lipatan dan akhirnya mempercepat keriput. Efeknya terjadi penuaan dini.
Efek lebih buruk menimpa mereka yang sering beralih dari aktivitas luar ruang yang terik ke dalam ruang berpendingin, tanpa pelindung kulit. Perubahan suhu ekstrim ini cukup bisa memicu kerusakan kulit yang lebih serius.Paparan hawa dingin penyejuk ruang jangka panjang dapat memicu kerusakan kecantikan kulit dan rambut. Ini terjadi lantaran mesin penyejuk ruang menyerap kelembaban udara di ruang tersebut.
AC juga menarik kelembaban dari kulit sehingga menyebabkan kulit kering. Jika tidak dilindungi dengan pelembab, kulit mudah rusak. Kekeringan yang berkelanjutan akan mempengaruhi lapisan dalam kulit,” ujar spesialis kecantikan dan kulit, dr. Rajan TD, seperti dikutip laman Times of India.

     Ketika kulit Sahabat Spectrum mengalami kekeringan akan mudah timbul rasa gatal. Penyejuk ruangan juga memperburuk gangguan kulit yang tengah diderita seseorang.  Penyejuk ruang menyerap air dari udara dalam ruang dan merampas lapisan luar epidermis kulit. Jika terjadi secara konstan, kehilangan air dan kurangnya penggantian air dari jaringan kulit bisa menyebabkan kulit mengelupas, kering dan pecah-pecah.

Air sangat penting untuk menjaga darah tetap mengalir. Air pun bermanfaat mempertahankan elastisitas kulit. Ketika kelembaban ruang lenyap, kulit bisa layu. Kulit juga rentan mengalami lipatan dan akhirnya mempercepat keriput. Efeknya terjadi penuaan dini.
Efek lebih buruk menimpa mereka yang sering beralih dari aktivitas luar ruang yang terik ke dalam ruang berpendingin, tanpa pelindung kulit. Perubahan suhu ekstrim ini cukup bisa memicu kerusakan kulit yang lebih serius. (YN)

solusiproperti.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me