Panama Papers Bongkar 2.800 Daftar Pemilik Properti di London

Big Banner

LONDON – Pasar properti London, Inggris terbukti telah menjadi destinasi bagi para investor untuk menanamkan uangnya. Hal tersebut terungkap dalam dokumen Panama Papers yang bocor beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (15/4/2016), data ini memuat sekira 11,5 juta dokumen dari Mossack Fonseca, sebuah firma hukum Panama.

Dari sekian perusahaan-perusahaan offshore dan shell company, salah satunya adalah terungkapnya juga kepemilikan properti di London oleh orang asing.

Diduga, dari kepemilikan tersebut memicu banyaknya transaksi jutaan dolar yang dilakukan sebagai bentuk pencucian uang.

Suratkabar harian The Guardian di Inggris yang menjadi salah satu tim yang menganalisis dokumen tersebut menemukan, terdapat sekira 2.800 daftar pemilik properti di Inggris yang berasal dari luar negeri sejak 2014.

Financial Times juga melaporkan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad diduga telah membeli properti di ibu kota Inggris tersebut. Namun CNBC hingga saat ini belum dapat memastikan dugaan tersebut.

Menurut salah satu lembaga penegak hukum di sana, properti di London merupakan menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk para pelaku pencucian uang. Hal tersebut didukung dengan adanya sistem yang dapat menyembunyikan identitas pemilik properti di sana.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me