Gedung Kayu Tertinggi di Dunia akan Dibangun di London

Big Banner

LONDON, KOMPAS.com – PLP Architecture dan Universitas Cambridge telah mengumumkan rencana pembangunan gedung pencakar langit kayu pertama London di Barbican Estate.

Jika selesai dibangun, struktur kayu setinggi 300 meter ini akan menjadi yang paling tinggi di dunia dari jenisnya dan kedua tertinggi di London setelah The Shard.

Selain menggunakan bahan terbarukan, pencakar langit kayu ini bisa mengunci 50.000 ton karbondioksida. Jumlah itu setara dengan emisi karbon tahunan dari 5.000 penduduk London.

Berlokasi di London Pusat, gedung ini akan menjadi bangunan multifungsi di atas lahan seluas 9,3 hektar dan mampu menciptakan lebih dari 1.000 unit residensial.

Para arsitek dan peneliti tertarik menggunakan material kayu pada bangunan tinggi karena menawarkan keuntungan terbarukan, minim biaya konstruksi, mempercepat waktu pembangunan, dan meningkatkan ketahanan terhadap api bila dibandingkan dengan baja atau beton pada bangunan tradisional.

Penelitian juga menunjukkan bahwa konstruksi menggunakan material kayu bisa memberikan dampak positif terhadap lingkungan perkotaan dan kesehatan masyarakat.

“Jika London ingin bertahan maka perlu ditingkatkan lagi kesederhanaan tata kotanya, salah satunya lewat gedung-gedung tinggi. Kami yakin orang lebih senang dengan gedung bermaterial alami ketimbang baja dan beton,” kata Direktur Pusat Inovasi Material Alami Cambridge, Michael Ramage.

Hal itu terjadi, lanjut Michael, karena saat ini material alami justru sangat jarang digunakan dan kami hampir tidak memberi mereka perhatian.

Padahal bangunan bersejarah seperti King College Chapel hingga Westminster Hall telah berdiri dan bermaterialkan banyak kayu.

Pencakar langit kayu ini rencananya akan dibangun menggunakan bahan dari hutan budidaya dan sekitar hampir 65.000 meter kubik kayu akan digunakan selama proses konstruksi.

Selain itu, kayu lunak yang digunakan bersumber dari hutan bersertifikat Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) atau Forest Stewardship Council (FSC).

Bangunan menggunakan kayu sebagai bahan utamanya akan relatif ringan dan lebih cepat serta tenang ketika dibangun bila dibandingkan dengan konstruksi konvensional.

Proposal pembangunannya saat ini sudah diajukan ke Walikota London, Boris Johnson, untuk mendapatkan pertimbangan dan persetujuan.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me